Menganalisis hasil uji coba instrumen penilaian agama islam di SD/MI
A. Pengertian Analisis
Pengertian analisis yaitu penjabaran dari suatu sistem informasi yang utuh ke dalam berbagai macam bagian komponennya dengan maksud agar kita dapat mengidentifikasi atau mengevaluasi berbagai macam masalah yang akan timbul pada sistem, sehingga masalah tersebut dapat ditanggulangi, diperbaiki atau juga dilakukan pengembangan. Kata Analisis sendiri berasal dari kata analisa, dimana penggunaan pada kata ini mempunyai arti kata yang berbeda tergantung bagaimana kita meletakkan kata ini.
Kata analisis sendiri diadaptasi dari bahasa Inggris “analysis” yang secara etimologis berasal dari bahasa Yunani kuno “ἀνάλυσις” (dibaca Analusis). Kata Analusis terdiri dari dua suku kata, yaitu “ana” yang artinya kembali, dan “luein” yang artinya melepas atau mengurai. Bila digabungkan maka kata tersebut memiliki arti menguraikan kembali. Kemudian kata tersebut juga diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi analisis.
Menurut asal katanya tersebut, analisis adalah proses memecah topik atau substansi yang kompleks menjadi bagian-bagian yang lebih kecil untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik.
Jadi secara umum, pengertian analisis adalah aktivitas yang terdiri dari serangkaian kegiatan seperti; mengurai, membedakan, dan memilah sesuatu untuk dikelompokkan kembali menurut kriteria tertentu dan kemudian dicari kaitannya lalu ditafsirkan maknanya.
B. Fungsi dan Tujuan Analisis
Adapun fungsi dari analisis adalah sebagai berikut:
- mengumpulkan data-data yang terdapat pada suatu lingkungan tertentu. Yang mana dapat diterapkan diberbagai jenis lingkungan dan juga keadaan. Analisis akan lebih optimal dipergunakan dalam keadaan kritis serta juga untuk keadaan yang membutuhkan strategi. Karena analisis dapat mengetahui keadaan mengenai lingkungan secara mendetail.
- Analisis mempunyai fungsi untuk dapat mengumpulkan data-data yang terdapat pada suatu lingkungan tersebut.
- Analisis juga bisa diterapkan diberbagai jenis lingkungan dan juga keadaan.
- Analisis akan lebih optimal untuk dipergunakan dalam keadaan yang kritis serta juga untuk keadaan yang membutuhkan strategi.
- Disebabkan karena analisis bisa mengetahui secara detail mengenai keadaan di lingkungan saat ini.
Adapun tujuan dari analisis adalah sebagai berikut:
- mengumpulkan data yang kemudian dapat digunakan untuk berbagai keperluan pelaku analisis. Biasanya akan digunakan dalam menyelesaikan krisis atau juga konflik, atau dapat saja hanya digunakan sebagai arsip. Analisis di dalam bidang pendidikan digunakan untuk melakukan sebuah penelitian dalam berbagai subjek keilmuan.
- Digunakan untuk menyelesaikan krisis, konflik atau dapat saja digunakan sebagai arsip.
- Di dalam bidang pendidikan analisis ini digunakan untuk melakukan sebuah penelitian dalam berbagai subjek keilmuan.
C. Menganalisis hasil uji coba instrumen penilaian agama islam di SD/MI
Menurut Anita menyatakan belajar adalah suatu proses dimana suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat pengalaman serta merupakan proses perubahan tingkah laku yang diperoleh melalui latihan. Perubahan ini di sebabkan oleh adanya dukungan dari lingkungan yang positif yang menyebabkan terjadinya interaksi edukatif.Hasil belajar harus menunjukkan suatu perubahan tingkah laku atau perolehan perilaku yang baru dari peserta didik yang bersifat menetap, fungsional, positif dan disadari. Ada berbagai faktor yang dapat mempengaruhi proses dan hasil belajar peserta didik di sekolah yang secara garis besarnya dapat dibagi dalam dua bagian yaitu faktor internal dan faktor eksternal peserta didik. Faktorfaktor yang berasal dari luar diri peserta didik (eksternal) terdiri dari faktor lingkungan dan faktor instrumental. Sedangkan faktor-faktor yang berasal dari dalam diri peserta didik (internal); adalah berupa faktor fisiologis dan psikologis pada diri peserta didik.
Hasil belajar tertuang dalam taksonomi Bloom, yakni dikelompokkan dalam tiga domain yaitu
1. Domain kognitif atau kemampuan berpikir,
2. Domain afektif atau sikap,
3. Domain psikomotor atau keterampilan. Hasil belajar
Seseorang dapat dilakukan melalui pengukuran melalui tes dan pengukuran. Keduanya sebagai dengan alat dalam mengumpulkan data yang disebut dengan instrumen penilaian hasil belajar.
Sumber :
https://raharja.ac.id/2020/11/14/analisis/
https://scholar.google.com/scholarhl=id&as_sdt=0%2C5&q=menganalisis+hasil+uji+coba+instrumen+penilaian+agama+islam+&btnG=#d=gs_qabs&u=%23p%3DxWkgDRygtRcJ
Komentar
Posting Komentar