Merancang Instrumen Penilaian Unjuk Kerja (Performance) Pada Pembelajaran Agama Islam di MI/SD
Pengembangan Penilaian Unjuk Kerja (Performance Assessment)
A. Pengertian Penilaian Unjuk Kerja (Performance Assessment)
Menurut Trespeces (Depdiknas 2003), Performance Assessment adalah berbagai macam tugas dan situasi dimana peserta tes diminta untuk mendemonstrasikan pemahaman dan mengaplikasikan pengetahuan yang mendalam, serta keterampilan di dalam berbagai macam konteks sesuai dengan kriteria yang diinginkan. Berdasarkan pendapat Mardjuki (1988), orang yang dinilai kemampuan skillnya harus menampilkan atau melakukan skill yang dimiliki dibawah persyaratan-persyaratan kerja yang berlaku.
Menurut pendapat Zainal (1990) tes unjuk kerja adalah bentuk tes yang menuntut jawaban peserta didik dalam bentuk perilaku, tindakan atau perbuatan. Peserta didik bertindak sesuai dengan apa yang diperintahkan atau ditanyakan. Jadi Performance Assessment adalah suatu penilaian yang meminta peserta tes untuk mendemonstrasikan dan mengaplikasikan pengetahuan unjuk kerja ke dalam berbagai macam konteks sesuai dengan yang diinginkan. Berk (1986) menyatakan bahwa asesmen unjuk kerja adalah proses mengumpulkan data dengan cara pengamatan yang sistematik untuk membuat keputusan tentang individu .
B. Langkah-langkah dalam menyusun penilaian keterampilan atau penilaian kinerja
1. Mengidentifikasi semua langkah-langkah penting yang diperlukan atau yang akan mempengaruhi hasil akhir (output) yang terbaik
2. Menuliskan perilaku kemampuan-kemampuan spesifik yang penting dan diperlukan untuk menyelesaikan tugas dan menghasilkan hasil akhir (output) yang terbaik
3. Membuat kriteria kemampuan yang akan diukur tidak terlalu banyak sehingga semua kriteria tersebut dapat diobservasi selama siswa melaksanakan tugas
4. Mendefinisikan dengan jelas kriteria kemampuan-kemampuan yang akan diukur berdasarkan kemampuan siswa yang bisa diamati (observable) atau karakteristik produk yang dihasilkan
5. Mengurutkan kriteria-kriteria kemampuan yang akan diukur berdasarkan urutan yang dapat diamati.
Menurut Djemari Mardapi (2008), ada delapan langkah yang perlu ditempuh dalam mengembangkan tes hasil atau prestasi, yaitu:
1) menyusun spesifikasi tes,
2) menulis soal tes,
3) menelaah soal tes
4) melakukan uji coba tes
5) menganalisis butir soal
6) memperbaiki tes
7) merakit tes
8) melaksanakan tes,
9) menafsirkan hasil tes
Pengembangan penilaian unjuk kerja dilakukan melalui kegiatan analisis jabatan, penentuan skala rating numerik, pembuatan tes unjuk kerja, analisis manfaat, dan generalisasi validitas. Guna mengevaluasi apakah penilaian unjuk kerja sudah dapat dianggap berkualitas, maka berdasar pendapat Popham (Sriyono, 2004:5) maka perlu diperhatikan tujuh kriteria, yaitu:
a. Generalizability, apakah kinerja peserta tes (student performance) dalam melakukan tugas yang diberikan tersebut sudah memadai untuk digeneralisasikan pada tugastugas lain. Apabila tugas-tugas yang diberikan dalam rangka penilaian keterampilan atau penilaian unjuk kerja sudah dapat digeneralisasikan, maka semakin baik tugas yang diberikan.
b. Authenticity, apakah tugas yang diberikan tersebut sudah serupa dengan apa yang sering dihadapinya dalam praktek kehidupan sehari-hari
c. Multiple foci, apakah tugas yang diberikan kepada peserta tes sudah mengukur lebihdari satu kemampuan yang diinginkan
d. Teachability, tugas yang diberikan merupakan tugas yang hasilnya semakin baik karena adanya usaha pembelajaran. Tugas yang diberikan dalam penilaian keterampilan atau penilaian kinerja adalah tugas-tugas yang relevan dengan yang dapat diajarkan guru
e. Fairness, apakah tugas yang diberikan sudah adil (fair) untuk semua peserta tes
f. Feasibility, apakah tugas yang diberikan dalam penilaian keterampilan atau penilaian kinerja memang relevan untuk dapat dilaksanakan, mengingat faktor-faktor biaya, tempat, waktu atau peralatan
g. Scorability, apakah tugas yang diberikan dapat diskor dengan akurat dan reliabel?
DAFTAR PUSTAKA :
http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pendidikan/Dra.%20Emy%20Budiastuti,%20M.Pd./MODUL%20PENILAIAN%20NON%20TES.pdf
Komentar
Posting Komentar