Menyusun dan Menganalisis Laporan Hasil Penilaian Agama Islam di SD/MI

     Kegiatan pelaporan hasil penilaian diawali dengan melakukan interpretasi hasil penilaian meliputi, ulangan harian, tugas, ulangan tengah semester dan ulangan akhir semester, selanjutnya menyusun laporan hasil penilaian.
Laporan hasil penilaian dilakukan sebagai bentuk akuntabilitas publik. Komponen-komponen yang perlu diperhatikan dalam menyusun hasil penilaian meliputi, bentuk laporan, isi laporan, administrasi dan pelaporan, leger, buku laporan (Rapor), transkrip, paspor keterampilan ( Skill passport ), ijazah, dan sertifikat kompetensi.

A. Penilaian produk 
     Penilaian produk adalah penilaian terhadap persiapan, proses pembuatan dan kualitas suatu produk. Penilaian produk meliputi penilaian kemampuan peserta didik membuat produk, produk teknologi dan seni, seperti makanan, pakaian, hasil karya seni (patung, lukisan, gambar & barang) barang terbuat dari kayu, keramik, plastik, dan logam. Pengembangan produk meliputi tiga tahap dan setiap tahap perlu diadakan penilaian yaitu : 
• Tahap persiapan, meliputi penilaian kemampuan peserta didik dalam merencanakan, menggali, dan mengembangkan gagasan dan mendesain produk.
• Tahap pembuatan produk (proses) meliputi penilaian kemampuan peserta didik dalam menyeleksi dan menggunakan bahan, alat dan teknik.
Tahap penilaian produk (appraisal) meliputi penilaian produk yang dihasilkan peserta didik sesuai dengan kriteria yang ditetapkan.

Laporan hasil belajar hendaknya :

1. Mencari hasil belajar peserta didik berdasarkan kriteria yang telah ditentukan, dikaitkan dengan penilaian yang bermanfaat bagi pengembangan peserta didik.
 
2. Memberikan informasi yang jelas komprehensif dan akurat

3. Menjamin informasi yang akurat dan tepat waktu bagi orang tua dan secepatnya diketahui bilamana anaknya bermasalah dalam belajar.

B. Bentuk laporan
     Laporan kemajuan belajar peserta didik dapat disajikan dalam data kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif disajikan dalam angka (skor), misalnya seorang peserta didik mendapat nilai 6 pada mata pelajaran matematika. Baik peserta didik maupun orang tua yang kurang memahami makna angka tersebut dapat berkonsultasi dengan guru dan melihat buku nilai. Hal ini perlu dilakukan agar orang tua dapat menindaklanjuti apakah anaknya perlu dibantu dalam bidang aritmetika, aljabar, geometr, statistika atau hal lain.

Agar peran serta masyarakat semakin meningkat, bentuk laporan harus disajikan dalam bentuk yanglebih komunikatif (memuat catatan guru atau deskripsi) sehingga "profil" atau tingkat kemajuan belajar peserta didik mudah terbaca dan dapat dipahami oleh orang tua atau pihak yang berkepentingan (stakeholder) anaknya . Berdasrkan dari laporan tersebut, orang tua dapat mengidentifikasi kompetensi apa saja yang belum dikuasaianaknya. Berdasarkan laporan tersebut, orang tua atau wali dapat menentukan jenis bantuan apa yang diperlukan anaknya, sedangkan di pihak anak yang bersangkutan dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya serta aspek mana yang perlu ditingkatkan.

C. Isi laporan
     Pada umumnya orang tua menginginkan jawaban akurat atas pertanyaan berikut :

1. Bagaimana keadaan anak waktu belajar di sekolah secara akademik, fisik, sosial dan emosional?

2. Sejauh mana anak berpartisipasi dalam kegiatan di sekolah?
 
3. Kemampuan kompetensi apa yang sudah dan belum dikuasai dengan baik?
 
 4. Apa yang harus orang tua lakukan untuk membantu dan mengembangkan anak lebih lanjut?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, informasi yang diberikan kepada orang tua hendaknya :
 
1. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami.

 2. Menitikberatkan kekuatan dan apa yang telah dicapai anak.

 3. Memberikan perhatian pada pengembangan dan pembelajaran anak.

 4. Berkaitan erat dengan hasil belajar yang harus dicapai dalam kurikulum.

 5. Berisi informasi tentang tingkat pencapaian hasil belajar.


Sumber : 
https://id.scribd.com/doc/312714067/Laporan-hasil-penilaian 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Merancang Instrumen Penilaian Portofolio Pada Pembelajaran Agama Islam di MI/SD

Ruang Lingkup Objek Pengembangan Instrumen Penilaian Agama Islam di MI/SD

Merancang Instrumen Penilaian Tes Tertulis Pada Pembelajarana Agama Islam di MI/SD